Evaluasi Kondisi Jalan Angkut Tambang Pada PT. Adikarya Tanrisau Desa Dosay Kecamatan Sentani Barat Kabupaten Jayapura Provinsi Papua

Authors

  • Mey Gabriela Kulwembun Program Studi Teknik pertambangan, Fakultas Teknologi Industri dan Kebumian, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura
  • Rolling Swempry Gaspersz Program Studi Teknik pertambangan, Fakultas Teknologi Industri dan Kebumian, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

DOI:

https://doi.org/10.55334/jtam.v6i2.340

Keywords:

evaluasi, Jalan angkut,geometri jalan tambang,keselamatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi lebar jalan angkut di PT Adikarya Tanrisau yang dinilai sempit dan dapat menurunkan efektivitas serta keselamatan operasional. Jalan angkut yang tidak sesuai standar berpotensi menghambat pergerakan alat dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pengukuran dilakukan langsung di lapangan dengan menilai lebar jalur,kemiringan melintang, dan rambu keselamatan.

​Hasil pengamatan menunjukan bahwa lebar jalan lurus di PT Adikarya Tanrisau adalah 6m, sedangkan standar minimal yang direkomendasikan untuk lalu lintas alat berat adalah 7m. Perhitungan geometri jalan menunjukan bahwa lebar jalan optimal yang dibutuhkan adalah 7,365m, sehingga lebar esksisting belum memenuhi standar operasional tambang.

​Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan penambahan lebar jalan,perbaikan kemirinhgan, dan penataan rambu keselamatan untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi tambang di PT Adikarya Tanrisau.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adrian. (2020). Evaluasi jalan angkut tambang berdasarkan standar keselamatan kerja.

Akbar, A., dkk. (2022). Analisis lebar minimum jalan angkut tambang berdasarkan jumlah lajur.

American Association of State Highway and Transportation Officials. (2011). A policy on geometric design of highways and streets. AASHTO.

Anwar. (2021). Evaluasi geometri jalan tambang berdasarkan standar AASHTO.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2018). Keputusan Menteri ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang pedoman pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik.

Kurniawan, E. (2015). Perencanaan kemiringan melintang (cross slope) jalan angkut tambang.

Sari, R., dkk. (t.t.). Perencanaan jalan lurus pada tambang terbuka berdasarkan standar AASHTO.

Standar Nasional Indonesia. (t.t.). Rambu-rambu keselamatan jalan tambang.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suwandi. (2004). Teknik perencanaan jalan tambang.

Downloads

Published

24-12-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Evaluasi Kondisi Jalan Angkut Tambang Pada PT. Adikarya Tanrisau Desa Dosay Kecamatan Sentani Barat Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. (2025). Jurnal Teknik AMATA, 6(2), 20-24. https://doi.org/10.55334/jtam.v6i2.340