Pengaruh Metode Pengadaan Terhadap Kinerja Proyek Pembangunan Jalan Di Provinsi Papua
DOI:
https://doi.org/10.55334/jtam.v7i1.350Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemilihan metode pengadaan terhadap kinerja proyek pembangunan jalan di Provinsi Papua yang ditinjau dari aspek waktu, biaya, dan mutu. Kompleksitas kondisi geografis, keterbatasan logistik, serta dinamika sosial di Papua menuntut pemilihan metode pengadaan yang adaptif dan berbasis risiko untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan mengombinasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap pemangku kepentingan proyek, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen kontrak dan laporan pelaksanaan proyek. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier untuk menguji pengaruh metode pengadaan Design–Bid–Build, Design and Build, dan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) terhadap kinerja proyek, sementara analisis kualitatif digunakan untuk memperkuat interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan metode pengadaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja proyek pembangunan jalan di Provinsi Papua. Metode Design and Build dan EPC cenderung memberikan kinerja waktu yang lebih baik dibandingkan metode konvensional, serta mampu meningkatkan efisiensi biaya dan kualitas konstruksi. Faktor dominan yang memengaruhi pemilihan metode pengadaan meliputi kompleksitas proyek, kondisi geografis dan logistik, kapasitas kontraktor lokal, serta risiko sosial dan adat. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode pengadaan yang adaptif dan berbasis analisis risiko guna meningkatkan kinerja proyek secara berkelanjutan di wilayah dengan karakteristik kompleks seperti Papua.
Downloads
References
Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). (2019). Hak masyarakat adat dalam pembangunan infrastruktur. https://www.aman.or.id
Chan, A. P. C., Scott, D., & Chan, A. P. L. (2002). Factors affecting the success of a construction project. Journal of Construction Engineering and Management, 128(2), 137–144.
Gransberg, D. D., & Shane, J. S. (2010). Construction manager-at-risk project delivery for highway programs. Transportation Research Board.
Gransberg, D. D., & Molenaar, K. R. (2019). Design-build project delivery: A review of the literature. Journal of Construction Engineering and Management, 145(4), 04019009.
Kerzner, H. (2017). Project management: A systems approach to planning, scheduling, and controlling (12th ed.). Wiley.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2020). Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2020 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi melalui Penyedia.
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). (2021). Pedoman pengadaan barang/jasa pemerintah.
Love, P. E. D., Skitmore, M., & Earl, G. (1998). Selecting an appropriate procurement method for a building project. Construction Management and Economics, 16(2), 221–233.
Ng, S. T., Tang, Z., & Palaneeswaran, E. (2002). Factors contributing to the success of equipment-intensive projects. Engineering, Construction and Architectural Management, 9(5–6), 357–366.
Masterman, J. W. E. (2002). An introduction to building procurement systems (2nd ed.). Routledge.
Sheamar, A., et al. (2023). Collaborative procurement strategies and cost performance in infrastructure projects. International Journal of Project Management, 41(2), 101–115.
Turner, J. R. (2014). Handbook of project-based management (4th ed.). McGraw-Hill.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Swastika Windhuwardani, Irianto, Asep Huddiankuwera, Didik S. S. Mabui

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









