Sifat Kimia Tanah Pada Pasir Kuarsa Dalam Kegiatan Pra Reklamasi Kampung Aparuka Distrik Mimika Barat Kabupaten Mimika
DOI:
https://doi.org/10.55334/jtam.v7i1.348Keywords:
Kesuburan Tanah, Reklamasi, Senyawa kimia, kimia tanahAbstract
Sifat kimia tanah pada lahan pra reklamasi tambang pasir kuarsa perlu diketahui dengan tujuan mengetahui metode reklamasi yang tepat dan optimal untuk digunakan. Analisis laboratorium terhadap sifat kimia tanah pra reklamasi guna mengetahui dampak dari penyebab menurunnya kesuburan tanah. Penelitian mengenai sifat kimia tanah dilakukan di Kampung Aparuka Distrik Mimika Barat Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel tanah yaitu FAO (1976) pada kedalaman 0 - 30 cm dengan total 4 sampel yaitu sampel A, B, C dan D. Sampel A, B dan C menggunakan metoda XRF (X-Ray Fluorescence) guna mengetahui senyawa-senyawa kimia yang terkandung dalam tanah sedangkan sampel D digunakan untuk analisis sifat kimia tanah guna mengetahui unsur hara yang terkandung dalam tanah. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, kesuburan tanah pada lahan pra reklamasi komoditas pasir kuarsa menunjukkan kondisi yang tidak subur. Unsur hara pada lahan pra reklamasi hampir keseluruhan dalam kondisi rendah. Hal ini menjadi faktor penghambat tanaman untuk tumbuh di lokasi penelitian.
Downloads
References
Anonim., (1989), Operation Manual ICP AES. PHILLIPS PV 8030, Netherland.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 3 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara. Sekretariat Negara. Jakarta:
Anzai, T., (1994), Soil Diagnosis for Improving Scientific. Soil Management 28 (6). Forming Japan.
Charles B, Kenneth J.F., (1997), Concept, Instrumentation, and Technique in Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry. Second Edition, Perkin Elmer, USA.
Darman, H., & Sidi, F. H., (2000), An outline of the geology of Indonesia: Indonesian Association of Geologists. Jakarta Selatan.
Djaenudin D., H.Marwan., H.. Subagyo., A. Mulyani dan N. Suharta., (2003), Kriteria Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Balai Penelitian Tanah. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Bogor.
Dwidjoseputro, D., (1983), Pengantar Fisiologi Tumbuhan. PT. Gramedia. Jakarta. hal 225.
FAO., (1976), Guide Lines for Profile Description. 2nd Edition. FAO. Rome.
Grossman, R. B., T. G., and Reinsch., (2002), Methods of Soil Analysis, Part 4-Physical Methods. Soil Sci. Soc. Amer., Inc. Madison , Wisconsin The solid phase. p. 201-228. In J. H. Dane and G. C. Topp (Eds.).
Hakim, N., M.Y. Nyakpa., A.M. Lubis., S.G. Nugroho., M.R. Saul., M.A. Diha., G.B. Hong., dan H.H. Bailey., (1986), DasarDasar Ilmu Tanah. Unila, Lampung.
Hanafiah, K. A., (2007), Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta : Raja Grafindo Persada
Istomo., (1994), Hubungan antara komposisi, struktur dan penyebaran ramin (Gonystylus bancanus) dengan sifat-sifat tanah gambut (Studi kasus di areal HPH PT. Inhutani III Kalimantan Tengah). Tesis Program Pascasarjana IPB. Bogor.
Karamoy, L. T., (2013), Analisis Potensi Sumberdaya Lahan untuk Arahan
Pengembangan Agropolitan di Pulau Lembeh
Kota Bitung, Disertasi, Universitas Brawijaya Malang.
Munawar, A., (2013), Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. IPB Press, Bogor.
Mujumdar, A.S. and Hasan, M., (2006), Drying of Polymers in Handbook of Industrial Drying, editor A.S. Mujumdar, 3rd ed, Marcel Dekker, New York, pp. 954-978.
Rahmawaty. (2002), Restorasi Lahan Bekas Tambang Berdasarkan Kaidah Ekologi. USU Digital Library. Sumatera Utara.
Rahmi, M & Biantarr, M.P., (2014), Karakteristik Sifat Kimia Tanah dan Stastus Kesuburan Tanah Lahan Pekarangan dan Lahan Usaha Tani Beberapa Kampung di Kabupaten Kutai
Barat : Jurnal ZIRAA’AH, Volume 39 Nomor 1 : 30-36.
Razzaque, AHM, Ali, MI & Habibullah, AKM., (1990), Response of Boro rice to potassium application in two soil of Bangladesh’, J. Soil Sci., vol. 21, no. 1, pp. 26-9.
Sembiring, S., (2007), Sifat Kimia dan Fisik Tanah pada Areal Bekas Tambang Bauksit di Pulau Bintan, Riau ; Jurnal info HUTAN, Vol. V No. 2 : 123-134, 2008
Sugiri, J. Y. A. D. A., (2014), Kajian Penanganan Dampak Penambangan Pasir Besi Terhadap Lingkungan Fisik Pantai Ketawang
Kabupaten Purworejo, 3(1), 210–219.
Tanujaya, K., (2020), Analisis Potensi Peningkatan Nilai Tambah Investasi Pasir Kuarsa untuk Memenuhi Standar Industri Indonesia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Skripsi, Universitas Sriwijaya.
Van Bemmelen, R.W., (1949), The Geology of Indonesia Volume 1A, Government Printing Office, The Hague, Netherlands. Hal 732.
Wentworth, C.K., (1922), A scale of grade and class terms for clastic sediments: Journal of Geology, v. 30, pp. 377–392.
White, R.E., (1987), Introduction to the Principles and practice of Soil Science, 2nd Blackwell scientific publication.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Benny Passambuna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









