Optimalisasi Pemanfaatan Air Tanah Melalui Perencanaan Jaringan Irigasi Berbasis PKM di Kampung Yamua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom

Authors

  • Irianto Magister Rekayasa Sipil, Program Pascasarjana Universitas Yaopis Papua
  • Mamik W Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Sains dan Teknologi Universitas Yapis Papua
  • Ardi A Sila Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Sains dan Teknologi Universitas Yapis Papua
  • Milla D Astari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Sains dan Teknologi Universitas Yapis Papua
  • Moh. Fauzi Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Sains dan Teknologi Universitas Yapis Papua
  • Sigit Riswanto Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Sains dan Teknologi Universitas Yapis Papua
  • Asep Huddiankuwera Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Sains dan Teknologi Universitas Yapis Papua
  • Franky E.P. Magister Rekayasa Sipil, Program Pascasarjana Universitas Yapis Papua
  • Didik S. S. Mabui Magister Rekayasa Sipil, Program Pascasarjana Universitas Yapis Papua
  • Riefalla B Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik,Sains dan Teknologi Universitas Yapis Papua

DOI:

https://doi.org/10.55334/qz3krg36

Keywords:

air tanah, pemberdayaan masyarakat, irigasi, PKM, Keerom

Abstract

Ketersediaan air tanah memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan pertanian di wilayah pedesaan, terutama pada daerah yang belum memiliki infrastruktur irigasi memadai. Kampung Yamua di Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, merupakan salah satu kawasan dengan potensi air tanah yang cukup tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya air tanah, menganalisis kebutuhan irigasi, serta merancang jaringan irigasi air tanah yang sesuai dengan kondisi teknis dan kebutuhan masyarakat. Metode pelaksanaan mencakup survei lapangan, analisis hidrologi dan geoteknik, Focus Group Discussion (FGD), serta pelatihan bagi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa debit air tanah sebesar 0,8–1,5 liter/detik dapat mendukung irigasi skala kecil hingga menengah. Desain jaringan irigasi yang dihasilkan meliputi penggunaan pompa submersible, jaringan pipa distribusi, dan reservoir kecil yang dapat dibangun secara bertahap oleh masyarakat. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya air dan memberikan dasar teknis bagi pemerintah desa dalam pengembangan infrastruktur irigasi. Dengan demikian, pemanfaatan air tanah yang terencana dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kampung Yamua.

References

Abraham, J., & Assefa, B. (2021). Groundwater potential assessment for small-scale irrigation development. Journal of Hydrology: Regional Studies, 34, 100789.

Alemayehu, T., Hagos, G., & Kebede, S. (2019). Sustainable groundwater management for irrigation in rural communities. Water Resources Management, 33(7), 2341–2356.

Anderson, M. P., & Woessner, W. W. (2019). Applied groundwater hydrology (3rd ed.). CRC Press.

Asdak, C. (2015). Hidrologi dan pengelolaan daerah aliran sungai. Gadjah Mada University Press.

Bakker, M., & de Lange, W. (2020). Groundwater flow and well design in smallholder irrigation systems. Hydrogeology Journal, 28(4), 1153–1167.

Bappenas. (2021). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Kementerian PPN/Bappenas.

Bouman, B., & Tuong, T. (2019). Irrigation technologies for small-scale farming: Efficiency, challenges and adoption. Agricultural Water Management, 213, 104–113.

Budiyanto, M. A. (2020). Analisis potensi air tanah untuk sistem irigasi desa. Jurnal Teknik Sipil, 27(3), 155–166.

Cahyo, H. F., & Nugraha, R. (2018). Desain sistem irigasi berbasis pompa untuk lahan pertanian terpadu. Jurnal Irigasi Indonesia, 9(1), 44–53.

FAO. (2017). Small-scale irrigation systems: Design, operation and management. Food and Agriculture Organization.

Fetter, C. W. (2018). Contaminant hydrogeology (3rd ed.). Waveland Press.

Hidayat, Y., & Prasetyo, A. (2020). Optimalisasi pemanfaatan air tanah untuk irigasi pertanian lahan kering. Jurnal Sumber Daya Air, 16(2), 88–98.

Islami, T., & Utomo, W. (2019). Pengelolaan lahan dan air untuk pertanian berkelanjutan. UB Press.

Kim, J., & Lee, S. (2022). Groundwater–energy nexus in solar-powered irrigation systems. Renewable Energy, 189, 1264–1275.

Mahmud, A., Rahman, F., & Karim, S. (2019). Performance evaluation of groundwater irrigation using submersible pumps. Irrigation Science, 37(5), 679–691.

Molden, D., & Gates, T. K. (2020). Water productivity in irrigated agriculture. Irrigation and Drainage, 69(2), 236–249.

Nugroho, A. (2021). Kajian kebutuhan air irigasi pada lahan pertanian di wilayah perbatasan. Jurnal Teknik Pertanian, 13(2), 112–122.

Peraturan Menteri PUPR No. 12/PRT/M/2015 tentang Eksploitasi dan Pemanfaatan Air Tanah.

Pranata, W., & Sari, N. (2022). Evaluasi sistem distribusi irigasi menggunakan pompa tenaga surya. Jurnal Energi Terbarukan, 10(1), 23–34.

Rahardianto, A. (2017). Sistem irigasi desa: perencanaan dan implementasi. Jurnal Infrastruktur Pedesaan, 5(1), 66–74.

Sappa, G., Rossi, M., & Parisse, B. (2017). Groundwater resource assessment and sustainability. Environmental Earth Sciences, 76(14), 1–15.

Sutanto, S., & Wahyudi, W. (2020). Analisis kebutuhan air tanaman untuk perencanaan irigasi. Jurnal Irigasi, 15(2), 101–113.

UNESCO. (2023). Groundwater: Making the invisible visible. UNESCO Water Report.

Downloads

Published

28-12-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Optimalisasi Pemanfaatan Air Tanah Melalui Perencanaan Jaringan Irigasi Berbasis PKM di Kampung Yamua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. (2025). Jurnal PAKEM AMATA, 5(2), 8-14. https://doi.org/10.55334/qz3krg36

Most read articles by the same author(s)