Isolasi Sosial Dampak Hybrid Learning Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum Universitas Negeri Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.55334/ostekam.v5i2.05Keywords:
Hybrid Learning, Isolasi Sosial, Sense of Belonging, Kecemasan Sosial, MahasiswaAbstract
Penerapan hybrid learning di perguruan tinggi pascapandemi memberikan fleksibilitas akademik yang signifikan namun juga memunculkan konsekuensi sosiopsikologis yang kerap terabaikan dalam kebijakan institusional. Artikel ini merupakan kajian studi literatur yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis fenomena isolasi sosial pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Jakarta sebagai dampak dari sistem pembelajaran hybrid. Metode yang digunakan adalah penelusuran sistematis terhadap literatur ilmiah relevan yang diterbitkan dalam rentang tahun dua ribu dua puluh satu hingga dua ribu dua puluh enam. Hasil kajian menunjukkan bahwa isolasi sosial mahasiswa dapat diklasifikasikan ke dalam tiga gradasi yaitu ringan, sedang, dan berat. Gradasi ringan ditandai oleh kecanggungan sosial dan interaksi yang bersifat superfisial. Gradasi sedang ditandai oleh menurunnya rasa memiliki terhadap lingkungan kampus serta munculnya sikap apatis terhadap aktivitas organisasi. Sementara itu gradasi berat ditandai oleh alienasi, kecemasan sosial, dan kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa penurunan kualitas interaksi sosial mahasiswa tidak semata merupakan persoalan individual melainkan dampak struktural dari kebijakan pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan respons kebijakan yang lebih komprehensif, adaptif, dan terencana dari institusi pendidikan tinggi.
Downloads
References
Agestia, E., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2024). Adaptasi Mahasiswa Dalam Mengatasi Culture Shock Dalam Perkuliahan. Risoma Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(4), 253 hingga 264. URL: https://jurnal.risoma.or.id/index.php/risoma/article/view/180
Fazwa, D. N., Artanti, D. A., Fany, C., Sartika, D., Pandanaran, B., & Afidah, N. N. (2026). Lancar di Dunia Maya, Gemetar di Dunia Nyata: Tantangan Percaya Diri Anak Muda. Jurnal Sosial dan Teknologi Terapan Amata, 5(1), 18 hingga 22. URL: https://jurnal.amata.or.id/index.php/jsst/article/view/18
Hidayat, R., & Saputra, M. (2024). Tantangan blended learning di fakultas ilmu sosial. Jurnal Pendidikan Teoretis, 9(3), 310 hingga 322. URL: https://journal.uny.ac.id/index.php/jpt/article/view/341
Kurnianingrum, A. (2023). Dinamika interaksi sosial mahasiswa pascapandemi: Antara literasi digital dan hilangnya empati. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2), 112 hingga 125. URL: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpp/article/view/112
Lestari, P., & Fitriani, A. (2023). Interaksi sosial mahasiswa di masa transisi pascapandemi. Jurnal Ilmu Sosial, 19(1), 45 hingga 56. URL: https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jis/article/view/231
Mahali, S., Sriati, A., & Theresia, E. (2022). Kejenuhan emosional dan kesepian pada mahasiswa dalam sistem pembelajaran bauran. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(3), 445 hingga 456. URL: https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/445
Prasetyo, B., & Handayani, T. (2022). Pudarnya otot sosial: Tantangan interaksi nyata mahasiswa di era perkuliahan hybrid. Jurnal Sosio Humaniora, 8(1), 23 hingga 34. URL: https://jurnal.unpad.ac.id/jsh/article/view/23
Prastika, E., Hertindha, R. R., Santoso, T. S., & Prasetyo, F. W. (2024). Trend Perilaku Akademik, Mental, Sosial, dan Digital Mahasiswa Pascasarjana Yogyakarta Tiga Tahun Setelah Pandemi Covid 19: Systematic Literature Review. Jurnal Counseling Gusjigang, 10(1), 118 hingga 125. URL: https://jurnal.umk.ac.id/index.php/gusjigang/article/view/118
Prayogi, P., Prayoga, P., & Sari, C. K. (2025). Transformasi Pendidikan Indonesia: Adaptasi Strategi Pembelajaran di Era Pandemi Covid 19. COGNITIVISM Educational Research and Development, 1(2), 101 hingga 112. URL: https://jurnal.cognitivism.or.id/index.php/erd/article/view/115
Pricyliana, R., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2024). Blended learning di era digital: Strategi dan tantangan pengembangan kompetensi mahasiswa. Jurnal Pendidikan IPS, 12(1), 45 hingga 58. URL: https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/pips/article/view/45
Rahayu, S., & Sutrisno, E. (2023). Menurunnya sense of belonging mahasiswa terhadap kampus akibat model pembelajaran hibrida. Jurnal Akuntabilitas Pendidikan, 11(2), 89 hingga 102. URL: https://journal.uny.ac.id/index.php/jap/article/view/89
Ramadhan, F., & Putri, L. (2025). Alienasi sosial pada generasi digital native di perguruan tinggi. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 7(2), 167 hingga 180. URL: https://journal.ui.ac.id/index.php/jsk/article/view/251
Rizki, M., & Fildzah, C. N. N. (2025). Karakter Mahasiswa di Masa Pandemi dan Pascapandemi: Adaptasi, Resiliensi, dan Akhlak (Studi Kasus di Universitas Islam Negeri Ar Raniry Banda Aceh). Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(2), 45 hingga 58. URL: https://journal.nasrangroup.com/index.php/educationist/article/view/75
Safitri, D. (2021). Keterlibatan mahasiswa dalam ruang pembelajaran digital: Mengukur keberhasilan pendidikan dari dimensi sosial. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 9(4), 210 hingga 223. URL: https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jkp/article/view/210
Sajodin, S., Alya, F., & Rohmah, N. (2023). Hubungan Persepsi mahasiswa tentang sistem pembelajaran Hybrid Learning dengan motivasi belajar. Jurnal Ners Indonesia, 14(1), 86 hingga 97. URL: https://jni.ejournal.unri.ac.id/index.php/jni/article/view/86
Sari, M. K., & Hastuti, R. (2024). Tantangan penyesuaian diri (college adjustment) mahasiswa dalam sistem hybrid learning. Jurnal Bimbingan dan Counseling, 18(1), 67 hingga 80. URL: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jbk/article/view/67
Setiawan, A. R., & Nurjanah, F. (2022). Kesenjangan digital dan dampaknya terhadap ketimpangan partisipasi akademik mahasiswa dalam sistem hybrid. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 134 hingga 149. URL: https://jtp.ppj.unp.ac.id/index.php/jtp/article/view/134
Sitompul, H., Lubis, A. R., & Nasution, I. (2022). Dampak sosial pembelajaran daring terhadap karakter dan kompetensi sosial mahasiswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(1), 56 hingga 73. URL: https://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/56
Susilo, A., & Sari, M. K. (2023). Efektivitas konseling kelompok dalam menangani kecemasan sosial mahasiswa di era pascapandemi. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 8(2), 89 hingga 102. URL: https://journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/JBKI/article/view/89
Wahyuni, T., & Sari, I. P. (2022). Peran layanan konseling dalam mengatasi isolasi sosial dan kecemasan mahasiswa di masa perkuliahan hybrid. Jurnal Kesehatan Mental, 14(2), 101 hingga 114. URL: https://journal.ui.ac.id/index.php/jkm/article/view/101
Wardani, T. A., & Handayani, S. (2022). Efek psikologis perkuliahan daring terhadap tingkat stres mahasiswa. Jurnal Psikologi, 14(2), 115 hingga 128. URL: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpp/article/view/142
Winata, V. (2025). Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Hasil Belajar Siswa: Tinjauan Literatur Sistematis di Era Digital Pascapandemi. EXGEN Exploration in Global Education, 1(1), 12 hingga 25. URL: https://jurnal.dinamikapublika.id/index.php/exgen/article/view/45
Yuningsih, N. (2022). Analisis Implementasi Sistem Hybrid Learning terhadap Hasil Belajar Peserta Didik. ASATIDZUNA Jurnal PGMI, 1(1), 34 hingga 46. URL: https://jurnal.asatidzuna.or.id/index.php/pgmi/article/view/12
Zen, M., & Rahman, A. (2023). Dampak psikososial pembelajaran bauran pada mahasiswa ilmu sosial. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 11(3), 201 hingga 215. URL: https://journal.unair.ac.id/index.php/jsp/article/view/201
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adinda Dwi Wahyuningtias, Desy Safitri, Sujarwo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright and Licensing
Authors who publish their work in the Jurnal Sosial dan Teknologi Terapan AMATA agree to the following terms:
The Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license permits anyone to copy, distribute, display, and create derivative works from the original work, including for commercial purposes, provided that the following requirements of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 license are observed:
Key License Terms
- Attribution (BY):
- Users must give appropriate credit to the original copyright holder/author.
- Users must provide a link to the license.
- Users must indicate whether any changes or modifications have been made to the original work.
- ShareAlike (SA):
- If users remix, transform, modify, or create derivative works from the original material, the resulting work must be licensed under the same or a compatible license (CC BY-SA 4.0).
- No Additional Restrictions:
- Users may not impose additional legal or technological restrictions that prevent others from exercising the rights permitted by this license.
What the Public May Do
- Share: Copy and redistribute the material in any format or medium.
- Adapt: Remix, transform, adapt, and create derivative works for any purpose, including commercial purposes.
Note: The copyright holder retains ownership of the original work. This license only grants the public permission to use the work subject to the terms and conditions specified above.
















