KAJIAN POLA SEBARAN AIR TANAH PADA DAERAH SEKITAR KAMPUS I POLITEKNIK AMAMAPARE TIMIKA DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SURFER 13
DOI:
https://doi.org/10.55334/jtam.v6i1.334Keywords:
Pola Sebaran Air TanahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola persebaran air tanah di sekitar kampus 1 Politeknik Amamapare Timika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi penelitian ini yaitu air tanah dan kondisi geologi di sekitar kampus 1 Politeknik Amamapare
Timika. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel sistematis yaitu dengan memperhatikan kriteria yang ditetapkan, pengambilan sampel sumur yang tersebar di sekitar kampus 1 Politeknik Amamapare Timika sebanyak 21 titik sumur. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif menjelaskan arah aliran air tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola persebaran ketinggian muka air tanah di sekitar kampus 1 Politeknik Amamapare Timika bervariasi dibuktikan dengan ketinggian tertinggi muka air tanah berada pada 52,19 mdpl dan terendah berada pada 28,04 mdpl. Pola aliran air tanah secara garis besar bergerak dari arah timur dan utara menuju ke arah barat dan selatan.
Kata kunci: Air tanah, Pola Persebaran Air tanah, Pola Aliran Air tanah
Downloads
References
Afasedanya, M. M. T., & Cresli, E. (2023).
Kualitas AirTanah Untuk Kebutuhan
Konsumsi Warga Sekitar Kampus 1
dan Kampus 2 Politeknik Amamapare
Timika-Papua Tengah. Jurnal Teknik
AMATA, 4(1), 69-73.
Setianto, D. I., Sriwanto, S., & Sarjanti, E.
(2022). Kajian Pola Persebaran Air
Tanah di Desa Dukuhwaluh Kecamatan
Kembaran Kabupaten
Banyumas. TEKNOSAINS: Jurnal
Sains, Teknologi dan Informatika, 9(1),
1-8.
Prihastiwi, F. E. (2016). Identifikasi Akuifer Di
Zona Patahan Opak Pasca Gempa
Yogyakarta 2006 Dengan Metode
Geolistrik Konfigurasi Schlumberger.
Bregasnia, W., Suwarsito, S., & Sarjanti, E.
(2020). Kajian Pola Aliran Air Tanah di
Area Kampus Utama Universitas
Muhammadiyah
Purwokerto. Sainteks, 17(1), 19-25.
Ekarini, D. (2011). Aplikasi GIS untuk
pemetaan pola aliran air tanah di
Kawasan Borobudur. Jurnal Konservasi
Benda Cagar Budaya Borobudur, (5),
26-30.
Nasjono, J. K. (2010). Pola Penyebaran
Salinitas Pada Aquifer Pantai Pasir
Panjang, Kota Kupang, NTT. Jurnal
Bumi Lestari, 10(2), 263-269.
Hadian, M. S., Mardiana, U., Abdurahman,
O., & Iman, M. I. (2006). Sebaran
akuifer dan pola aliran air tanah di
Kecamatan Batuceper dan Kecamatan
Benda Kota Tangerang, Propinsi
Banten. Indonesian Journal on
Geoscience, 1(3), 115-128.
Soedireja, H. R. (2016). Potensi dan upaya
pemanfaatan air tanah untuk irigasi
lahan kering di Nusa Tenggara. Jurnal
Irigasi, 11(2), 67-80.
Saldanela, S., Sutikno, S., & Hendri, A.
(2015). Pemetaan Pola Aliran Air
Tanah Berbasis Sistem Informasi
Geografis (SIG) di Kawasan
Kecamatan Tampan Kota
Pekanbaru (Doctoral dissertation, Riau
University).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mapuay Afasedanya, Reinaldo Item, Gladys Wutwensah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









