Peran Administrasi Dalam Penyelenggaraan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) Dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Bagi Lulusan/Calon Lulusan Program Vokasi Di SMKS Amamapare  Energi Dan Pertambangan Mimika, Papua Tengah

Authors

  • Nilam Sry Putri politeknik amamapare

DOI:

https://doi.org/10.55334/qpbd0c38

Keywords:

sertifikasi kompetensi, tenaga kerja konstruksi, pendidikan vokasi, administrasi uji kompetensi, Mimika

Abstract

Kesenjangan antara kompetensi lulusan pendidikan vokasi dan kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya di sektor jasa konstruksi, masih menjadi persoalan mendasar dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kegiatan pengabdian ini melaporkan pelaksanaan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bagi lulusan/calon lulusan program vokasi, yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bina Konstruksi Nusantara bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah 7 Jayapura dan SMK Amamapare Timika pada 29 Juni 2026. Uji kompetensi dilaksanakan untuk dua skema, yaitu Juru Gambar Pemula Konstruksi Jenjang 2 dengan 14 peserta dan Juru Ukur Konstruksi Jenjang 2 dengan 10 peserta, menggunakan metode observasi/praktik secara luring. Penulis berperan sebagai Administrasi Penunjang (onsite) yang bertugas mendukung kelancaran administrasi peserta, koordinasi dokumen asesmen, serta pendampingan teknis selama pelaksanaan uji di Tempat Uji Kompetensi (TUK). Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan administratif, pelaksanaan uji kompetensi berbasis observasi/praktik, dan pelaporan hasil kepada Direktur LSP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dukungan administrasi yang tertata menjadi salah satu faktor penentu kelancaran proses asesmen, mempercepat alur dokumentasi peserta-asesor, dan memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan vokasi, lembaga sertifikasi profesi, dan pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat di wilayah Papua Tengah

References

Amala, I., Utiarahman, A., & Achmad, F. (2024). Analisis pengaruh tingkat pendidikan terhadap kompetensi pekerja konstruksi bangunan gedung di Provinsi Gorontalo. Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(2).

Ariati, N. (2022). Peningkatan kemampuan calon ahli muda K3 konstruksi melalui manajemen pelatihan dan kompetensi K3 konstruksi. Jurnal Abdimas Mandiri, 6(1), 1–6. https://doi.org/10.36982/jam.v6i1.2072

Baihaqi, I., Supomo, H., Pribadi, T. W., Pribadi, S. R. W., Ramadhan, A. P., Hidayatullah, S. H., Pratama, R. W., Saifurrahman, M., Zahra, N. A., Putri, F. A. S. M., Ramadhani, P., Wijaya, R. A., Saputra, T. W. M., Andiantoro, B. A., & Ibrahim, A. F. (2026). Pelatihan pengelasan praktis berbasis industri untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK di sekitar Keputih Surabaya. Sewagati, 10(1), 73–88. https://doi.org/10.12962/j26139960.v10i1.9016

Bramantiya, A. W., & Nurhadi, D. (2024). Eksplorasi daya saing lulusan SMK kompetensi keahlian teknik pengelasan kelas industri PT. INKA melalui sertifikasi welder (studi kasus di SMK Negeri 1 Bendo). Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3), 4193–4202.

Fajrianti Sari, Pertiwi, N., & Rauf, B. A. (2025). Kompetensi siswa SMK bidang juru ukur untuk memenuhi kebutuhan kerja bidang konstruksi. Jurnal Pendidikan Teknik Sipil dan Arsitektur, 2(2).

Herlangga Prasetya Putra Pariswari Santoso, & Yustie, R. (2025). Analisis pengaruh pendidikan vokasi SMK, jumlah tenaga pendidik dan jumlah satuan pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur tahun 2019–2023. Widya Balina, 10(2), 21–33. https://doi.org/10.53958/wb.v10i2.868

Islamiah, N., Hariyati, N., & Murtadlo, M. (2022). Strategi SMK dalam menjalin kerjasama reciprocal dengan industri dan dunia kerja. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), 180–189.

Misbahudin, A. R., & Asmaul, R. (2022). Upaya meminimalkan gap antara kompetensi lulusan SMK dengan tuntutan dunia industri. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 20(1), 12–14.

Sugiri, T., & Sari, D. Y. (2025). Sikap tenaga kerja konstruksi terhadap sertifikasi kompetensi kerja di Provinsi Jawa Barat. Prosiding TAU SNARS-TEK: Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi, 5(1), 79–86.

Supratikta, H., S.S, M. A., Rachmawati, I. R., & Hanrio, T. H. (2024). Analisis demografi dalam meningkatkan kompetensi dan produktivitas industri perdagangan berbasis KKNI dalam perencanaan SDM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(1), 50–67.

Surbakti, A. A., Dasrizal, Brilian, M., Rizalitaher, A. S., Signori, I., & Widodo, W. (2023). Socialization of occupational health and safety (K3) for workers construction on bridge projects. Indonesian Journal of Society Development, 2(1), 23–32. https://doi.org/10.55927/ijsd.v2i1.3175

Thayeb, E., & Santosa, B. (2021). Pengaruh sertifikasi kompetensi, intensitas pelatihan dan pengalaman mengajar terhadap profesionalitas instruktur balai latihan kerja. Taman Vokasi, 9(2), 167–177. https://doi.org/10.30738/jtvok.v9i2.10294

Wicaksono, P., Theresia, I., & al Aufa, B. (2023). Education–occupation mismatch and its wage penalties: Evidence from Indonesia. Cogent Business and Management, 10(3).

Yulianti, D., & Fitriansyah, A. (2024). Employment and skill development initiatives in the labor markets: The cases of Indonesia and Thailand. Journal of Policy Studies, 39(1), 41–55.

Zhafira, T., Cholida, N. F. F., Handayani, I. D., & Prawesthi, W. A. (2026). Peningkatan K3 dan produktivitas pekerja konstruksi pada proyek rumah kos. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi, 5(1), 88–96. https://doi.org/10.55123/abdikan.v5i1.7158

Downloads

Published

29-06-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peran Administrasi Dalam Penyelenggaraan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) Dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Bagi Lulusan/Calon Lulusan Program Vokasi Di SMKS Amamapare  Energi Dan Pertambangan Mimika, Papua Tengah. (2026). Jurnal PAKEM AMATA, 6(1), 22-26. https://doi.org/10.55334/qpbd0c38

Most read articles by the same author(s)